Penyakit Kista Pada Wanita

Posted by Unknown Senin, 24 Februari 2014 0 komentar

Penyakit Kista Pada Wanita


Umumnya, adanya kista tidak disadari oleh penderitanya dan menghilang sebelum wanita mengetahui adanya kista tersebut. Meski demikian, beberapa wanita mengeluhkan adanya nyeri didaerah perut atau perut bagian bawah. Rasa nyeri dapat timbul jika kista mengalami ruptur atau pecah, akibat membesarnya kista dan peregangan jaringan disekitarnya, perdarahan di dalam kista, atau karena terpuntirnya kista yang mengganggu pembuluh darah disekitarnya. Kista yang berukuran besar dapat menimbulkan oenekanan atau pergeseran organ di sekitarnya.
Gejalanya dapat berupa cepat kenyang, kembung, dan sering merasa ingin buang air besar, atau kesulitan BAB, atau nyeri saat berhubungan seksual. 
Karena tidak sering timbul gejala penyakit kista, kista umumnya baru diketahui saat  pasien menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG), atau pemeriksaan di daerah perut bagian bawah. Pada wanita berusia kurang dari 40 taun, kista biasanya berupa kista folikuler atau kista korpus luteum yang tidak berbahaya. Kista jenis ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.
Meski demikian, pada wanita yang menggunakan pil KB, seharusnya tidak akan mengalami kista jenis ini, untuk itu, wanita yang emminum pil KB namun memiliki kista sebaiknya menjalani pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan lanjutan juga diperlukan untuk kista yang berbentuk padat. Pemeriksaan yang dilakukan biasanya adalah pemeriksaan darah untuk mencari suatuprotein bernama CA-125. Kadar zat ini dapat meningkat jika kista diduga ganas, meski pemeriksaan ini tidak selalu akurat dan spesifik untuk keganasan.
Pada kasus kista yang jinak, dilakukan observasi dalam beberapa bulan untuk melihat apakah kista menghilang dengan sendirinya. Jika
kista tampak padat, dilakukan pemeriksaan tambahan.
Kista yang berbentuk tumor dapat dikeluarkan melalui tindakan pembedahan terutama jika menimbulkan nyeri berat, tidak menghilang atau ada kecurigaan keganasan. Setelah dikeluarkan, jaringan kista diperiksa menggunakan mikroskop untuk menentukan jenis kista.

Baca Selengkapnya ....

Radang Amandel

Posted by Unknown Sabtu, 22 Februari 2014 0 komentar

Gejala

Gejala umum tonsilitis meliputi:
  • merah dan / atau bengkak amandel
  • putih atau kuning patch pada amandel
  • tender, kaku, dan / atau leher bengkak
  • sakit tenggorokan

  • sulit menelan makanan
  • batuk
  • sakit kepala
  • sakit mata
  • tubuh sakit
  • otalgia
  • demam
  • panas dingin
  • hidung mampet
Tonsilitis akut disebabkan oleh bakteri dan virus dan akan disertai dengan gejala sakit telinga saat menelan, bau mulut, dan air liur bersama dengan radang tenggorokan dan demam. Dalam hal ini, permukaan tonsil mungkin merah cerah atau memiliki lapisan putih keabu-abuan, sedangkan kelenjar getah bening di leher akan membengkak.

Penyebab

Yang umum menyebabkan sebagian besar tonsilitis adalah virus pilek ( adenovirus, rhinovirus, influenza, coronavirus, RSV ). Hal ini juga dapat disebabkan oleh virus Epstein-Barr, herpes simpleks virus , cytomegalovirus, atau HIV. Yang paling umum menyebabkan kedua adalah bakteri. Para bakteri penyebab umum paling adalah Group A-hemolitik streptokokus β ( GABHS ), yang menyebabkan radang tenggorokan. Kurang bakteri penyebab umum termasuk: Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Mycoplasma pneumoniae, Chlamydia pneumoniae, pertusis, Fusobacterium , difteri, sifilis, dan gonore. Dalam keadaan normal, seperti virus dan bakteri masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan mulut, mereka disaring di amandel. Dalam amandel, sel-sel darah putih dari sistem kekebalan tubuh me-mount sebuah serangan yang membantu menghancurkan virus atau bakteri, dan juga menyebabkan peradangan dan demam. Infeksi juga mungkin ada di tenggorokan dan sekitarnya, menyebabkan peradangan pada faring. Ini adalah area di bagian belakang tenggorokan yang terletak di antara dalam kotak suara dan tonsil. Tonsilitis dapat disebabkan oleh bakteri streptokokus Grup A, mengakibatkan radang tenggorokan. Viral tonsillitis mungkin disebabkan oleh berbagai virus [10] seperti virus Epstein-Barr (penyebab infeksi mononucleosis ) atau adenovirus. Kadang-kadang, tonsilitis disebabkan oleh infeksi dari spirochaeta dan Treponema, dalam hal ini disebut 's angina Vincent atau-Vincent angina Plaut.

Pengobatan

Perawatan untuk mengurangi ketidaknyamanan dari gejala tonsillitis meliputi:[
  • rasa sakit, anti-inflamasi, demam mengurangi obat 
  • sakit tenggorokan lega (obat kumur air garam, belah ketupat, cairan hangat)
Jika tonsilitis disebabkan oleh kelompok A streptococus , maka antibiotik yang berguna dengan penisilin atau amoksisilin baris pertama sedang. Sebuah macrolide seperti eritromisin digunakan untuk pasien yang alergi terhadap penisilin. Pasien yang gagal terapi penicilin mungkin menanggapi pengobatan yang efektif terhadap lactamse memproduksi bakteri-beta seperti klindamisin atau amoksisilin-klavulanat . Aerobik dan anaerobik beta penghasil laktamase bakteri yang berada di jaringan tonsil dapat "perisai" kelompok A streptokokus dari penicilins. Bila tonsilitis disebabkan oleh virus, panjang penyakit tergantung pada virus mana yang terlibat. Biasanya, pemulihan lengkap dibuat dalam satu minggu, namun dapat berlangsung selama dua minggu. kronis kasus dapat diobati dengan tonsilektomi (operasi pengangkatan tonsil) sebagai pilihan untuk pengobatan.

Komplikasi

Komplikasi jarang mungkin termasuk dehidrasi dan gagal ginjal karena kesulitan menelan, saluran udara diblokir karena peradangan, dan faringitis karena penyebaran infeksi. Suatu abses dapat mengembangkan lateral tonsil selama infeksi, biasanya beberapa hari setelah terjadinya tonsilitis. Hal ini disebut sebagai abses peritonsillar (atau quinsy). Jarang, infeksi bisa menyebar di luar tonsil mengakibatkan peradangan dan infeksi pada vena jugular internal yang memunculkan suatu menyebarkan infeksi septicemia ( 's sindrom Lemierre ). Dalam kasus kronis / berulang (secara umum didefinisikan sebagai tujuh episode tonsilitis pada tahun sebelumnya, lima episode di masing-masing dari tahun sebelumnya dua atau tiga episode di masing-masing tiga tahun sebelumnya), atau di kasus akut tonsil palatina dimana menjadi begitu bengkak yang menelan terganggu, sebuah tonsilektomi dapat dilakukan untuk menghilangkan amandel. Pasien yang amandel telah dihapus masih dilindungi dari infeksi oleh sisa dari sistem kekebalan tubuh mereka. Dalam kasus yang sangat jarang radang tenggorokan, penyakit seperti demam rematik atau glomerulonefritis dapat terjadi. Komplikasi ini sangat jarang terjadi di negara-negara maju, namun tetap menjadi masalah yang signifikan di negara-negara miskin. Tonsilitis berhubungan dengan radang tenggorokan, jika tidak diobati, juga dapat menyebabkan gangguan neuropsikiatrik pediatrik autoimun terkait dengan infeksi streptokokus ( panda ). Tonsilloliths terjadi pada sampai 10% dari populasi sering karena episode tonsilitis.

Baca Selengkapnya ....

Kanker Serviks

Posted by Unknown 0 komentar

Mengenali Faktor Resiko dan Gejala-Gejala Kanker Rahim

Seperti jenis kanker yang lain, penyebab kanker rahim belum dapat diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, antara lain:
  • Wanita di atas usia 50 tahun.
  • Melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Penderita Endometrial hyperplasia.
    Endometrial hyperplasia merupakan suatu peningkatan dalam jumlah sel-sel lapisan rahim/uterus. Itu bukan kanker. Namun, terkadang itu dapat berkembang menjadi kanker. Periode-periode menstruasi yang berat, perdarahan diantara periode-periode dan setelahmenopause adalah gejala-gejala umum dari hyperplasia.
  • Terapi sulih hormon/HRT (Hormone replacement therapy).
    Terapi ini, digunakan untuk mengatasi gejala-gejala menopause, mencegah osteoporosis/pengeroposan tulang, dan mencegah resiko penyakit jantung dan stroke. Wanita  yang menggunakan hormon estrogen tanpa progesteron mempunyai suatu peningkatan resiko kanker kandungan, terutama bagi yang menggunakannya dengan dosis tinggi dalam jangka panjang.
  • Kelebihan berat badan.
    Sebagian estrogen dalam tubuh dibuat di dalam jaringan lemak sehingga wanita yang gemuk memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi. Tingginya kadar estrogen merupakan penyebab meningkatnya resiko kanker rahim pada wanita obesitas.
  • Pemakaian tamoksifen.
    Tamoksifen biasanya digunakan untuk mencegah atau mengatasi kanker payudara. Wanita yang menggunakan obat ini, mempunyai resiko yang lebih besar untuk terserang kanker rahim. Tamoksifen memiliki efek antiestrogen pada sel kanker payudara tetapi berefek estrogenik pada rahim sehingga penggunaan obat ini, menjadi salah satu faktor resiko bagi seorang wanita terserang kanker rahim.
  • Kanker rahim lebih sering ditemukan pada wanita berkulit putih.
  • Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.
  • Menopause setelah usia 50 tahun.
  • Tidak memiliki anak atau tidak bisa hamil (mandul).
  • Adanya polip pada endometrium.
Sedangkan gejala-gejala kanker rahim yang sering ditemui sebelum terserang adalah perdarahan di luar masa haid yang berlebihan, siklus menstruasi yang abnormal, nyeri perut bagian bawah atau kram panggul, keluar cairan putih yang encer atau jernih (pada wanita pasca menopause), nyeri atau kesulitan saat berkemih, juga timbulnya nyeri ketika melakukan hubungan seksual.

Pencegahan Kanker Rahim

Langkah terbaik yang bisa dilakukan agar tidak terserang kanker rahim adalah dengan melakukan langkah-langkah pencegahan berikut ini:
  • Jangan terlalu sering mencuci vagina dengan antiseptik.
  • Jangan menaburkan bedak pada vagina.
  • Jauhi rokok dan orang yang merokok.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan.
  • Menghindari makanan yang mengandung karsinogen (zat pemicu kanker) seperti yang banyak mengandung pengawet.
  • Konsumsi makanan/minuman/buah yang mengandung betakaroten dan antioksidan.
  • Tidak melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
    Hubungan seks idealnya dilakukan ketika sel-sel mukosa sudah matang. Pada usia muda, sel"“sel mukosa umumnya belum matang sehingga rentan terhadap rangsangan dari luar, termasuk zat-zat kimia yang di bawa oleh sperma. Akibatnya, sel mukosa dapat berubah sifat menjadi kanker.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Memeriksakan diri ke dokter secara teratur.
Jika langkah-langkah pencegahan di atas sudah dilakukan, kemungkinan besar hal-hal yang dapat menjadi pemicu dapat dihindari dan tubuh akan mampu mencegah munculnya radikal bebas dalam tubuh.


Baca Selengkapnya ....

"Lukisan Kedamainan"

Posted by Unknown Kamis, 13 Februari 2014 0 komentar
Tuhan betapa indah kebesaran  yang selalu Engkau perlihatkan, terlihat sawah membentang, nun jauh di sana terlihat gunung  tinggi menjulang dengan pepohonan  yang terlihat  mendamaikan hati,   juga kita rasakan nyiur melambai pohon bambu. bila kita duduk dibawahnya dengan rasa nyaman dan damai betapa besarnya karuniaMu ya Tuhan, Semoga dalam  kehidupan ini kita sebagai umatnya bisa merasakan  selalu. Maka dari itu jaga kesehatan sehingga kita selalu bisa menikmati kebesaranNya.

Baca Selengkapnya ....
Posted by Unknown Minggu, 09 Februari 2014 0 komentar
Petunjuk Allah yang begitu besar agar kita selalu bisa menikmati alam ciptaannya. .Keindahan alam yang diciptakannya, rindangnya alam yang penuh dengan pohon,  lambaian angin yang menyejukkkan  sukma. dengan melihat semua itu akan menunjang kesehatan badan kita. apalagi bilakita bisa menikmati alam seperti halnya yang ada pada lukisan ini;


































 

Baca Selengkapnya ....

Kanker Payudara | Gejala dan Risikonya

Posted by Unknown Jumat, 07 Februari 2014 1 komentar
Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara.
Kanker biasanya tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara.

Penyebab
Penyebabnya tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan seorang wanita menjadi lebih mungkin menderita kanker payudara.
Faktor Risiko
Beberapa faktor risiko yang berpengaruh adalah :
1. Usia.
Sekitar 60% kanker payudara terjadi pada usia diatas 60 tahun. Risiko terbesar ditemukan pada wanita berusia diatas 75 tahun.
2. Pernah menderita kanker payudara.
Setelah payudara yang terkena diangkat, maka risiko terjadinya kanker pada payudara yang sehat meningkat sebesar 0,5-1%/tahun.
3. Riwayat keluarga yang menderita kanker payudara.
Wanita yang ibu, saudara perempuan atau anaknya menderita kanker, memiliki risiko 3 kali lebih besar untuk menderita kanker payudara.
4. Faktor genetik dan hormonal.
5. Pernah menderita penyakit payudara non-kanker.
6. Menarke (menstruasi pertama) sebelum usia 12 tahun, menopause setelah usia 55 tahun, kehamilan pertama setelah usia 30 tahun atau belum pernah hamil.
7. Pemakaian pil kb atau terapi sulih estrogen.
8. Obesitas pasca menopause.
9. Pemakaian alkohol.
10 Pemakaian alkohol lebih dari 1-2 gelas/hari bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.
11. Bahan kimia.
Beberapa penelitian telah menyebutkan pemaparan bahan kimia yang menyerupai estrogen (yang terdapat di dalam pestisida dan produk industri lainnya) mungkin meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.
12. DES (dietilstilbestrol).
Wanita yang mengkonsumsi DES untuk mencegah keguguran memiliki risiko tinggi menderita kanker payudara.
13 Penyinaran.

Gejala dan Tanda
Gejala awal berupa sebuah benjolan yang biasanya dirasakan berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya, tidak menimbulkan nyeri dan biasanya memiliki pinggiran yang tidak teratur.
Pada stadium awal, jika didorong oleh jari tangan, benjolan bisa digerakkan dengan mudah di bawah kulit.
Pada stadium lanjut, benjolan biasanya melekat pada dinding dada atau kulit di sekitarnya. Pada kanker stadium lanjut, bisa terbentuk benjolan yang membengkak atau borok di kulit payudara.
Kadang kulit diatas benjolan mengkerut dan tampak seperti kulit jeruk.


Gejala lainnya yang mungkin ditemukan adalah benjolan atau massa di ketiak, perubahan ukuran atau bentuk payudara, keluar cairan yang abnormal dari puting susu
(biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah), perubahan pada warna atau tekstur kulit pada payudara, puting susu maupun areola (daerah berwana coklat tua di sekeliling puting susu),
payudara tampak kemerahan, kulit di sekitar puting susu bersisik, puting susu tertarik ke dalam atau terasa gatal, nyeri payudara atau pembengkakan salah satu payudara.
Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.

Pencegahan
Banyak faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan. Beberapa ahli diet dan ahli kanker percaya bahwa perubahan diet dan gaya hidup secara umum bisa mengurangi angka kejadian kanker.
Diusahakan untuk melakukan diagnosis dini karena kanker payudara lebih mudah diobati dan bisa disembuhan jika masih pada stadium dini.

Sadari, pemeriksan payudara secara klinis dan mammografi sebagai prosedur penyaringan merupakan 3 alat untuk mendeteksi kanker secara dini.

Penatalaksanaan
Biasanya pengobatan dimulai setelah dilakukan penilaian secara menyeluruh terhadap kondisi penderita, yaitu sekitar 1 minggu atau lebih setelah biopsi.
Pengobatannya terdiri dari pembedahan, terapi penyinaran, kemoterapi dan obat penghambat hormon.

Terapi penyinaran digunakan untuk membunuh sel-sel kanker di tempat pengangkatan tumor dan daerah sekitarnya, termasuk kelenjar getah bening.


Kemoterapi (kombinasi obat-obatan untuk membunuh sel-sel yang berkembangbiak dengan cepat atau menekan perkembangbiakannya) dan obat-obat penghambat hormon (obat yang mempengaruhi kerja hormon yang menyokong pertumbuhan sel kanker) digunakan untuk menekan pertumbuhan sel kanker di seluruh tubuh.




Kalau anda enggan berobat secara medis, kami punya solusinya:
Coba mengkunsumsi Jus Kulit Manggis plus Daun Sirsak " Ace Mxas " 3 X 2 sloki (pagi, siang dan malam sebelum tidur) bila tidak ada keluhan dilambung minum sebelum makan lebih baik.
Kalau sakit berlanjut segera periksakan ke Dokter.
Semoga bermanfaat

Baca Selengkapnya ....

Testimoni Ace Maxs Terhadap Penderita Varises

Posted by Unknown Senin, 03 Februari 2014 0 komentar
Kejadian yang benar-benar saya alami setelah mengkomsumsi ace max'. Saya punya keluhan  varises pada kaki terutama pada bagian belakang lutut, hal ini sudah berlangsung  sangat lama yaitu selama 13 tahun Alhamdulilah  setelah saya mengkonsumsi ace max's habis 3 botol varises saya mulai berkurang dan rasa panas pada kaki juga mulai berkurang.


  

Baca Selengkapnya ....

Tutorial SEO dan Blog support Online Shop Tas Wanita - Original design by Bamz | Copyright of Tji'ani Herbal Jl.Bogor 28 Malang .

Daftar Blog Saya

Bank Pembayaran

Transfer pembayaran ke rekening bank di bawah ini atas nama Iswanu :
Photobucket
Bank BCA KCP Veteran No. Rekening : 010210xxxx
My Zimbio
Top Stories
Submit your website to 20 Search Engines - FREE with ineedhits!
SEO Services
Free Automatic Backlinks Free Automatic Backlinks Free Automatic Backlinks Free Automatic Backlinks